Assalamualaikum.Wr.Wb.
بِسْــــــــمِ اللَّــہ الرَّحْمَــــــانِ الرَّحِيـــــــم
Bismillahir Rahmanir Rahim
Lisan adalah karunia Allah yang begitu besar dan harus senantiasa disyukuri
dan cara mensyukuri lisan adalah dengan menggunakannya untuk bicara yang baik atau diam, bukan dengan mengumbar pembicaraan, memuaskan nafsu dengan mengumbar omongan.
Manusia kadang lebih suka untuk banyak berbicara daripada bertindak, lebih banyak bicara yang tidak jelas daripada berdzikir.
Hal ini yang bisa menyebabkan manusia menjadi tergelincir, karena berbicara yang tidak terkontrol dan tidak bisa menjaga lidahnya.
Sesungguhnya semua yang ada pada manusia, di akhirat nanti akan memberi kesaksian dan akan dipertanggungjawabkan.
Begitu juga dengan lidah. Apabila sewaktu hidup, lidah digunakan untuk berdzikir, membaca Al-Qur’an, berbicara yang baik tidak menyakiti orang lain, dan berbicara jujur, maka lidahpun akan memberi kesaksian yang baik.
Berbeda jika selama didunia lidah kita digunakan untuk menggunjing, adu domba, berbicara bohong, dan hal-hal buruk lainnya, maka lidah harus mempertanggungjawabkan hal itu.
Oleh karenanya sebagai seorang Muslim, hendaknya bersungguh-sungguh untuk senantiasa menjaga lisan berada dalam kebaikan.
Tanamkanlah kesadaran bahwa setiap ucapan yang keluar dari mulut akan dicatat oleh Malaikat Raqib dan dan ‘Atid sebagaimana Allah Subhannahu Wa Ta’ala berfirman:
“ Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat)”
(Qs. Qaff : 18)
Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya !
Semoga bermanfaat, selamat malam …. dan selamat beristirahat bersama keluarga
“Taqobbalallahu minna wa minkum”
وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
(Wassalamu‘alaikum Wr. Wb)
0 Comments